Lima Orang Guru Smanda Lolos Tes Calon Kepala Sekolah
Tanjungpandan,Bulan November 2012 enam orang guru Smanda mengikuti tes calon kepala sekolah yang diadakan oleh Lembaga Pengembangan dan Pemberdayaan Kepala Sekolah (LPPKS) Indonesia bertempat di Hotel Grand Hatika Tanjungpandan. Lima dari enam orang guru yang mengikuti seleksi dinyatakan lulus. Lima orang guru tersebut yaitu Ahmad Fajeri, S.Pd., Eny Susilowati, S.Pd., Hermiati, S.Pd., Hermiadi, M.Pd., Sutina, M.Pd.I.
Kelima guru tersebut berhak untuk mengikuti diklat calon kepala sekolah selama 300 jam terdiri dari In Service Learning 1 yang diadakan pada tanggal 16-22 Januari 2013 berjumlah 70 jam bertempat di Hotel Grand Hatika Tanjungpandan. Kegiatan In Service Learning 1 diadakan untuk memberikan pembekalan kepada para calon kepala sekolah mengenai keterampilan-keterampilan yang harus dimiliki oleh seorang kepala sekolah. Keterampilan tersebut meliputi latihan kepemimpinan terdiri dari dinamika kelompok, spiritual leadersip, kepemimpinan pembelajaran, kewirausahaan total 26 jam, Manajerial terdiri dari Penyusunan RKS, pengelolaan pendidikan dan tenaga kependidikan, pengelolaan saran prasarana, penngelolaan peserta didik, pengelolaan kurikulum, pengelolaan keuangan sekolah, teknologi informasi dan komunikasi(TIK), pembinaan ADM sekolah, monitoring dan evaluasi total 23 jam, dan supervisi akademik 8 jam dan kegiatan penunjang selama 21 jam.
Selesai kegiatan In Service Learning 1 dilanjutkan kegiatan On The Job Learning (OJL) mulai tanggal 23 Januari sampai dengan 27 Maret 2013 selama 3 bulan (200 jam).Pelaksanaan rencana tindakan di sekolah sendiri dan di sekolah magang. Kegiatan On The Job Learning (OJL) meliputi kegiatan mengkaji administrasi sekolah sendiri dan sekolah magang guna menambah wawasan calon kepala sekolah dalam mengelola administrasi sekolah nantinya. Selesai menjalankan On The Job Learning (OJL) pada tanggal 28-30 Maret 2013 nanti akan dilanjutkan kegiatan IN Service Learning 2 selama 30 jam untuk mempresentasikan hasil laporan kegiatan On The Job Learning OJL. Selesai pelatihan peserta diklat yang dinyatakan memenuhi syarat akan mendapat sertifikat dan Nomor Unik Kepala Sekolah (NUK) sebagai bukti bahwa yang bersangkutan siap untuk diangkat menjadi kepala sekolah sesuai dengan kebutuhan.