Persiapkan Generasi Unggul Pertanian Modern, PEPI Gelar Sosialisasi bagi Siswa Kelas XII SMA Negeri 2 Tanjungpandan
Tanjungpandan, 07 Mei 2026 – Politeknik Enjinering Pertanian Indonesia (PEPI) terus berkomitmen melahirkan sumber daya manusia (SDM) berkualitas di bidang teknologi pertanian. Sebagai langkah nyata, PEPI menyelenggarakan kegiatan sosialisasi bagi siswa-siswi kelas XII Tahun Ajaran 2025/2026 untuk memperkenalkan peluang karir dan pendidikan tinggi di sektor pertanian modern.
Acara yang berlangsung di Gedung Serbaguna SMA Negeri 2 Tanjungpandan ini dihadiri dengan antusias oleh para siswa. Turut hadir mendampingi jalannya acara, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, Ibu Suci Utami Putri, S.Pd., serta Guru BK Kelas XII, Ibu Venny Febianti, S.Pd.
Kegiatan ini menghadirkan narasumber utama, Bapak Enrico Syaefullah, yang memaparkan visi masa depan pertanian Indonesia di hadapan para siswa. Dalam presentasinya, beliau menekankan bahwa wajah pertanian masa kini telah berubah total seiring dengan perkembangan teknologi digital dan mekanisasi.
Pertanian sebagai Pilihan Karir Masa Depan Bapak Enrico Syaefullah menjelaskan bahwa sektor pertanian saat ini membutuhkan tenaga kerja terampil yang menguasai teknik enjinering.
"Pertanian bukan lagi soal bekerja secara tradisional di sawah, melainkan tentang bagaimana kita mengoperasikan sistem otomasi, drone, hingga alat mesin pertanian (alsintan) yang canggih. PEPI hadir untuk membekali adik-adik semua dengan keahlian tersebut," ujar beliau.
Dalam sesi tersebut, dipaparkan beberapa poin kunci yang menjadi keunggulan PEPI, di antaranya:
• Kurikulum Berbasis Vokasi: Menekankan pada praktikum (70%) dan teori (30%) agar lulusan siap kerja.
• Fasilitas Modern: Penggunaan laboratorium alsintan terbaru yang mendukung pembelajaran teknologi pertanian 4.0.
• Beasiswa dan Jalur Masuk: Informasi mengenai skema beasiswa bagi siswa berprestasi serta jalur pendaftaran untuk tahun ajaran mendatang.
• Peluang Kerja: Lulusan PEPI dipersiapkan untuk mengisi posisi strategis di industri pangan hingga menjadi technopreneur (pengusaha teknologi).
Pihak sekolah menyambut baik inisiatif ini. Melalui bimbingan dari bagian Kurikulum dan Guru BK, diharapkan para siswa kelas XII memiliki pandangan yang lebih luas mengenai pilihan studi lanjut yang prospektif dan relevan dengan kebutuhan industri saat ini.
Melalui sosialisasi ini, diharapkan siswa-siswi SMA Negeri 2 Tanjungpandan tidak lagi ragu untuk memilih pendidikan tinggi di bidang enjinering pertanian dan menjadi pelopor kedaulatan pangan nasional di masa depan.(Adm).