Daratan dan Lautan, Berapa Luas Wilayah Indonesia

 

Indonesia merupakan negara kepulauan terbesar di dunia. Terbentang dari Sabang sampai Merauke, dimana Indonesia memiliki 17.499 pulau besar dan kecil dengan luas wilayah Indonesia sekitar 7,81 juta kilometer persegi (km2). Dari total luas wilayah Indonesia tersebut, 3,25 juta km2 merupakan lautan dan 2,55 juta km2 adalah Zona Ekonomi Eksklusif. Hanya sekitar 2,01 juta km2 yang berupa daratan.

Maka bisa dibilang, Indonesia merupakan negara paling luas di Asia Tenggara, dan memiliki garis pantai yang paling panjang. Dengan letak geografis kepulauan menjadikan Indonesia memiliki luas lautan yang lebih besar dari luas daratan. Oleh karena itu, Indonesia memiliki iklim laut yang lembab, amplitudo rendah, kelembaban udara tinggi, dan suhu yang tidak begitu beda antara siang dan malam.

Berdasarkan Informasi dari Badan Informasi Geopasial (BIG), luas wilayah Indonesia untuk daratan ialah 1.922.570 km² dan perairan 3.257.483 km². Bila ditotal, luas Indonesia wilayah Indonesia adalah 5.180.053 km². Sementara, dilansir situs resmi Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi disebutkan, Rujukan Nasional Data Kewilayahan RI menyebutkan luas wilayah Indonesia baik itu darat dan perairan mencapai 8.300.000 km2.

Angka rujukan nasional data kewilayahan RI, yang salah satunya luas laut Indonesia itu dikerjakan sejak tahun 2015 oleh Badan Informasi Geospasial (BIG) dan Pusat Hidrografi dan Oseanografi (Pushidros) TNI AL. antara lain :

• Luas perairan pedalaman dan perairan kepulauan Indonesia adalah 3.110.000 km2;
• Luas laut teritorial Indonesia adalah 290.000 km2;
• Luas zona tambahan Indonesia adalah 270.000 km2;
• Luas zona ekonomi eksklusif Indonesia adalah 3.000.000 km2;
• Luas landas kontinen Indonesia adalah 2.800.000 km2;
• Luas total perairan Indonesia adalah 6.400.000 km2;
• Luas NKRI (darat + perairan) adalah 8.300.000 km2;
• Panjang garis pantai Indonesia adalah 108.000 km;
• Jumlah pulau di Indonesia kurang lebih 17.504, dan yang sudah dibakukan dan disubmisi ke PBB adalah sejumlah 16.056 pulau.

Sementara itu, berdasarkan letaknya, letak Indonesia dilihat dari astronomisnya (titik koordinatnya) yaitu terletak di antara 6°LU-11°LS dan 95°BT-141°BT. Berdasarkan letak geografisnya, Indonesia terletak di antara dua benua yakni Asia dan Australia serta dua samudra yakni samudra Hindia dan Samudra Pasifik.

Batas wilayah Indonesia adalah sebagai berikut :

• Sebelah Utara : Malaysia, Singapura, Filipina dan Laut Cina Selatan
• Sebelah Selatan : Timor Leste, Australia, Samudra Hindia
• Sebelah Barat : Samudra Hindia
• Sebelah Timur : Papua Nugini dan Samudra Pasifik

Letak Astronomis Indonesia

1. Secara Geologis

Indonesia diapit oleh tiga lempeng dan dan dua sirkum yang melalui Indonesia. Tiga lempeng yang mengapit Indonesia adalah Lempeng Eurasia, Lempeng Pasifik, dan Lempeng Hindia/Indo-Australia. Karena hal ini, terbentuklah jalur pegunungan lipatan, jalur gunung api, jalur gempa vulkanik dan tektonik, jalur palung laut, aktivitas vulkanik di lempeng benua, sumber gempa dangkal dan dalam, serta tanah yang labil.

2. Secara Maritim

Indonesia dikelilingi oleh perairan. Selain Samudera Pasifik dan Samudera Hindia yang mengapitnya, ada pula Laut Cina Selatan. Akibatnya, sangatlah potensial bagi Indonesia untuk mengembangkan aktivitas perikanan, pelayaran, perikanan, hingga pelabuhan.

3. Secara Geografis

Dilihat dari posisi wilayah di permukaan Bumi, Indonesia terletak di antara dua benua yaitu Asia dan Australia. Selain itu, diapit dua samudra yaitu Samudra Pasifik dan Samudera Hindia. Berada di antara dua benua, membuat Indonesia memiliki iklim muson. Saat dilalui angin musim barat dari Asia yang kaya uap air, akan terjadi musim hujan. Saat dilalui angin muson timur dari Australia yang miskin uap air, akan terjadi musim kemarau.

Kemudian, Indonesia juga tidak memiliki musim dingin, menjadikan semua aktivitas pertanian, peternakan, dan perikanan dapat berlangsung sepanjang tahun. Negara kita juga berada di antara dua samudra menunjang lalu lintas pelayaran dan perdagangan di Indonesia.

4. Secara Astronomis

Dilihat dari lintang dan bujurnya, Indonesia terletak pada 60LU – 110LS dan 950BT – 1410BB. Karena posisi lintangnya rendah, Indonesia jadi memiliki iklim tropis, suhu tinggi, curah hujan konveksi tinggi, pelapukan kimia tinggi, keberagaman flora dan fauna, serta bebas dari topan dan badai. Karena membujur sepanjang 460, maka Indonesia terbagi atas tiga wilayah waktu, yakni Waktu Indonesia Barat (WIB), Waktu Indonesia Tengah (WITA), dan WIT (Waktu Indonesia Timur).

Sumber : https://www.kelaspintar.id/blog/tak-berkategori/daratan-dan-lautan-berapa-luas-wilayah-indonesia-14400/