Sambut Tahun Ajaran Baru, SMA N 2 Tanjung Pandan Gelar Sosialisasi MPLS Ramah

 

TANJUNG PANDAN — Menjelang dimulainya tahun ajaran baru, SMA N 2 Tanjungpandan menggelar kegiatan Sosialisasi Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) pada hari Kamis, 09 Juli 2026. Acara yang berlangsung di aula sekolah dihadiri oleh jajaran komite, guru, serta orang tua atau wali murid peserta didik baru. MPLS (Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah) adalah kegiatan pertama masuk sekolah untuk mengenalkan program, sarana dan prasarana, cara belajar, penanaman konsep pengenalan diri, serta pembinaan awal kultur sekolah. MPLS bertujuan membantu siswa baru beradaptasi, menumbuhkan perilaku positif, dan mengembangkan karakter.

Kegiatan sosialisasi ini mengusung tema "MPLS Ramah",. Tema ini diambil sebagai bentuk komitmen sekolah dalam menciptakan lingkungan belajar yang inklusif, aman, serta bebas dari segala bentuk perundungan (bullying) maupun kekerasan sejak hari pertama siswa menginjakkan kaki di sekolah.

Dalam sambutannya, kepala sekolah Bapak Sudiyono, S.Pd. mengucapkan selamat kepada orangtua siswa yang anaknya sudah di terima melalui seleksi SPMB 2026 dan bergabung menjadi keluarga besar SMA Negeri 2 Tanjungpandan. Beliau juga menjelaskan dasar kegiatan MPLS Permendikdasmen nomor 12 tahun 2026 tentang Masa pengenalan Lingkungan Sekolah serta rangkaian kegiatan yang akan diikuti oleh para siswa baru selama masa MPLS dimulai hari senin sampai dengan jumat tanggal 13 -17 Juli 2026. Berbeda dengan paradigma lama, MPLS kali ini dirancang agar lebih edukatif, kreatif, dan menyenangkan demi membantu siswa beradaptasi dengan lingkungan serta budaya belajar yang baru di SMA Negeri 2 Tanjungpandan.

Pemaparan juga di berikan dari wakil kepala sekolah bidang kurikulum ibu Suci Utami Putri, S.Pd. tentang kurikulum merdeka , dilanjutkan pemaparan wakil kepala sekolah bidang kesiswaaan bapak Muhajir Muhammad , S.Kom tentang tata tertib siswa di SMA Negeri 2 Tanjungpandan.

Para orang tua murid yang hadir tampak memenuhi ruangan dan mengikuti jalannya pemaparan dengan antusias. Melalui sosialisasi ini, pihak sekolah berharap dapat membangun sinergi dan komunikasi yang kuat dengan orang tua, sehingga proses transisi dan pembelajaran anak-anak mereka di tingkat sekolah menengah atas dapat berjalan secara optimal, aman, dan nyaman.(Adm)