Pengertian Identifikasi dan Jenisnya
Berasal dari kata Inggris, Identify, pengertian identifikasi adalah meneliti atau menelaah. Ini juga bisa diartikan sebagai kegiatan yang mencari, menemukan, mengumpulkan, meneliti, mendaftarkan, serta mencatat data dan informasi dari “kebutuhan” lapangan.
Dimana kebutuhan itu sendiri, secara intensitas dapat dikategorikan menjadi dua macam, yakni kebutuhan terasa yang sifatnya mendesak dan kebutuhan terduga yang sifatnya tidak mendesak.
Mengacu pada Kamus besar Bahasa Indonesia (KBBI) identifikasi adalah tanda kenal diri; bukti diri; atau penentu atau penetapan identitas seseorang, benda, dan sebagainya.
Ini juga bisa didefinisikan sebagai proses psikologi yang terjadi pada diri seseorang karena secara tidak sadar dia membayangkan dirinya seperti orang lain yang dikaguminya, lalu dia meniru tingkah laku orang yang dikaguminya itu.
Identifikasi juga memiliki pegertian lainnya, sebagaimana diungkapkan oleh para ahli. Soedarsono misalnya, menyebutkan bahwa identifikasi dibagi menjadi tiga, yaitu (1) untuk menentukan keputusan atau penetapan seseorang atau yang lainnya; (2) proses kejiwaan pada diri individu yang terjadi akibat membayangkan dirinya seperti orang lain secara tidak sadar; dan (3) penentuan diri individu dari bukti-bukti yang ditunjukkannya.
Dengan kata lain identifikasi adalah suatu proses yang dilakukan oleh individu untuk membedakan dirinya dengan orang lain.
Sementara menurut Komarudin, identifikasi adalah identitas atau persamaan identitas. Dimana individu menunjukkan bukti, tanda, atau fakta sebagai pengenal identitas. Identifikasi bisa dilihat bila individu melakukan peniruan terhadap tingkah laku atau sikap milik individu lainnya.
Identifikasi dibedakan menjadi beberapa jenis, demi memberi perbedaan pada arti identifikasi itu sendiri. Nah, disini kita mengenal adanya identifikasi kelas sosial, identifikasi etnis dan identifikasi perkembangan. Apa bedanya?
Identifikasi Kelas Sosial adalah proses mengidentifikasi perilaku individu yang berada dalam suatu kelas sosial. Biasanya, individu akan mengidentifikasi dirinya sesuai dengan identitas kelas sosialnya.
Identifikasi Etnis, seperti namanya, dilakukan berdasarkan etnik atau ras seseorang. Dalam hal ini, individu biasanya akan mengidentifikasi dirinya sesuai dengan identitas suatu kelompok etnis dimana Ia tinggal.
Identifikasi Perkembangan umumnya terjadi saat masa-masa perkembangan dari kanak-kanak menuju dewasa. Individu yang berada dalam tahap ini akan mengidentifikasi orang lain yang ada di sekitarnya untuk dijadikan sebagai role model, baik dalam berperilaku, bertutur kata, maupun berpikir.
Sumber : https://www.kelaspintar.id/blog/inspirasi/pengertian-identifikasi-dan-jenisnya-14460/