Mendidik Anak Untuk Disiplin, Ini yang Harus Dilakukan!
Disiplin merupakan langkah awal yang baik untuk diterapkan kepada anak dan penting sekali untuk diterapkan secara dini. Hal ini memungkinkan untuk membentuk budi pekerti anak sejak dini sebagai bekal di perjalanan hidupnya nanti. Memang bukan perkara mudah untuk mealukannya, namun bukan berarti tidak bisa. Lalu bagaimana cara mendidik anak untuk disiplin?.
Pada dasarnya anak perlu tahu, ada batasan yang tidak boleh ia lewati, ada aturan yang harus ia ikuti. Ini juga nanti akan berdampak ketika anak mulai memasuki lingkungan sekolah. Dengan adanya aturan, anak akan merasakan adanya kepastian, dan ini akan memberikan rasa aman dan nyaman. Selain penerapan aturan yang konsisten, tentu diperlukan juga langkah-langkah disiplin lainnya yang pas untuk anak.
Melatih disiplin pada anak juga bukan hanya sekadar mengajarkan anak mengenai hal-hal yang boleh dan tidak boleh dilakukan. Dengan kata lain, disiplin juga berarti mendidik anak untuk mengikuti dan menghargai peraturan yang berlaku.
Manfaat lainnya penerapan disiplin pada anak sangat beragam, mulai dari melatih rasa tanggung jawab anak dalam segala hal, melatih anak menentukan pilihan yang baik bagi dirinya sendiri, hingga membantu anak mengelola kecemasan dan emosi.
Mendidik anak untuk disiplin membutuhkan proses yang berkelanjutan. Hal ini karena perilaku anak tidak bisa berubah dalam waktu yang singkat. Begitu juga bila anak melakukan kesalahan. Ini bukanlah sesuatu yang perlu dibesar-besarkan, melainkan suatu proses untuk menjadikannya lebih baik lagi.
Hal Yang Perlu Dilakukan Untuk Melatih Disiplin Anak
Cara mendidik anak untuk disiplin tergantung pada tahap perkembangannya. berikut adalah hal yang perlu dilakukan guna mendidik anak untuk disiplin:
1. Terapkan peraturan atau rutinitas harian
Terapkan aturan atau rutinitas harian yang harus dijalankan oleh anak di rumah. Salah satu contohnya adalah memintanya untuk membereskan mainan dan merapikan tempat tidur. Dengan menerapkan peraturan, anak akan belajar mengenai rasa tanggung jawab dan keterampilan manajemen diri
2. Berikan konsekuensi yang sesuai
Ketika anak melakukan kesalahan atau melanggar peraturan yang berlaku, berikan konsekuensi yang sesuai. Tidak mudah memang bagi orang tua melihat anak sedih. Namun, hal ini bertujuan agar anak tidak mengulangi lagi pelanggaran atau kesalahan yang telah diperbuat.
3. Berikan hadiah
Ketika Si Kecil menaati aturan yang Bunda terapkan, berikanlah kejutan kepadanya dalam bentuk hadiah. Pemberian hadiah ini bertujuan agar anak merasa bahwa apa yang dilakukannya selama ini tidak sia-sia. Dengan begitu, anak makin terbiasa dan senang menerapkan aturan yang berlaku kapan dan di mana saja.
4. Ajarkan anak untuk bersikap empati
Ketika anak melakukan kesalahan, cobalah untuk melatih empati pada anak ketimbang langsung memberinya hukuman. Misalnya, bila anak mengambil mainan milik temannya, nasihati ia bahwa temannya pasti akan sedih karena mainannya diambil.
Jika rasa empati anak telah tumbuh, ia bisa memahami perasaan orang lain yang telah dirugikannya dan memikirkan konsekuensinya terlebih dahulu sebelum melakukan hal yang tidak baik.
5. Berikan Pelukan Hangat
Anak terkadang melakukan sesuatu yang seringkali membuat orang tua marah, padahal hal tersebut dilakukan seringkali untuk menarik perhatian orang tua. Jangan mudah emosi dulu. Sebaiknya berikan pelukan hangat sekaligus berikan kesempatan kepada anak untuk menceritakan hal apapun sehingga membuat anak merasa nyaman.
Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Menerapkan Disiplin
Sebelum menerapkan disiplin pada anak, ada beberapa hal yang perlu Bunda perhatikan, di antaranya:
1. Bersikap konsisten
Sikap konsisten adalah hal terpenting dalam menerapkan disiplin pada anak. Upayakan agar Ayah dan Bunda memberikan aturan yang sama, agar Si Kecil tidak bingung dan merasa serba salah.
2. Jadilah teladan yang baik
Berusahalah agar menjadi orang tua yang selalu memberikan contoh baik untuk anak, karena Si Kecil akan lebih meniru perilaku dibandingkan kata-kata yang Bunda atau Ayah sampaikan.
3. Berikan apresiasi
Ucapkan kata-kata pujian ketika Si Kecil berhasil melakukan suatu pekerjaan dengan baik, seperti “Terima kasih karena kamu hari ini sudah membersihkan tempat tidur”. Bunda juga bisa menyampaikan kalimat yang membangkitkan semangatnya, saat Si Kecil sedang mengerjakan tugasnya, seperti, “Kamu baik sekali membantu Bunda mencuci piring setelah makan”.
Sumber : https://www.kelaspintar.id/blog/inspirasi/mendidik-anak-untuk-disiplin-ini-yang-harus-dilakukan-14244/