Kenapa Seragam Pramuka Warna Cokelat?
Selamat hari Pramuka sahabat Kelas Pintar! Ngomong-ngomong soal hari Pramuka, sebagian dari kita mungkin sudah tahu alasan ditetapkannya 14 Agustus sebagai hari pramuka di Indonesia. Ini erat kaitannya dengan penganugerahan Panji-Panji Gerakan Pramuka yang dilakukan oleh Presiden Soekarno. Tapi, ada yang tahu nggak kenapa seragam pramuka berwarna cokelat?
Merupakan kependekan dari Praja Muda Karana, istilah pramuka sendiri sebenarnya resmi digunakan untuk menyebut gerakan kepanduan nasional baru setelah Indonesia merdeka. Adalah Sultan Hamengkubuwono IX, orang yang menggagas sebutan tersebut. Diambil dari kata “Poromuko” yang berarti pasukan terdepan dalam perang.
Pramuka merupakan sebutan bagi anggota Gerakan Pramuka, yang meliputi Pramuka Siaga (7–10 tahun), Pramuka Penggalang (11–15 tahun), Pramuka Penegak (16–20 tahun) dan Pramuka Pandega (21-25 tahun). Kelompok anggota yang lain yaitu Pembina Pramuka, Andalan Pramuka, Korps Pelatih Pramuka, Pamong Saka Pramuka, Staf Kwartir dan Majelis Pembimbing.
Ada beberapa hal yang biasanya diidentikkan dengan Pramuka, termasuk aktivitas hiking dan perkemahan, jambore nasional, serta tentu saja, perpaduan warna cokelat muda dan tua untuk seragamnya. Pertanyaannya, kenapa sih?
Nyatanya, ada banyak alasan kenapa warna cokelat dipilih sebagai seragam pramuka. Pertama, dan yang paling utama adalah warna cokelat menjadi salah satu warna yang paling sering digunakan oleh para pejuang kemerdekaan saat perang kemerdekaan Indonesia. Pemilihan warna ini sendiri bertujuan supaya anggota gerakan pramuka tidak melupakan jasa para pejuang kemerdekaan.
Dipilihnya warna cokelat sebagai seragam parmuka sendiri secara resmi tercantum dalam Bab 1 Pasal 5 Ayat b di dalam Petunjuk Penyelenggaraan Pakaian Seragam Anggota Gerakan Pramuka.
Alasan kedua, warna cokelat dianggap mencerminkan warna tanah dan air.
Anggapan ini sendiri memang belum diakui secara resmi oleh keputusan Kwartir Nasional. Namun, sebagian orang di Indonesia memaknai warna cokelat sebagai kiasan warna tanah dan air. Warna cokelat muda pada baju mencerminkan air yang mengalir di seluruh penjuru negeri, sedangkan warna cokelat tua pada celana atau rok menyiratkan warna tanah negara kita.
Selain itu, warna cokelat juga merupakan warna buah kelapa yang telah bertunas, yang tak lain tanda pengenal resmi organisasi. Tunas kelapa disini diartikan sebagai tunas penerus bangsa, dan buah kelapa yang tahan lama menggambarkan sifat anggota Pramuka yang kuat jasmani maupun rohani. Filosofi lainnya, buah kelapa dapat tumbuh diberbagai jenis tanah, sehingga diharapkan anggotanya juga mampu beradaptasi dalam kondisi apapun.
Terakhir, dipilihnya warna cokelat sebagai seragam pramuka tak jauh-jauh dari Robert Baden Powell sebagai bapak pramuka sedunia. Kok?
Ya, beliau dikenal sangat senang berkelana, baik itu ke bukit, gunung, hutan ataupun laut. Perjalanan yang begitu jauh inipun membuatnya tidak sadar kalau pakaiannya menjadi berubah warna. Hal ini dikarenakan tubuhnya yang masuk ke dalam lumpur basah, dan menjadi kering di badan. Akhirnya, seluruh tubuh dan pakaiannya pun menjadi cokelat. Sejak saat itulah, Powell tertarik menginisiasikan warna cokelat untuk seragam anggota Pramuka. Tujuannya agar tidak mudah kotor ketika sedang berpetualang.
Sumber : https://www.kelaspintar.id/blog/inspirasi/kenapa-seragam-pramuka-warna-cokelat-12979/