7 Tradisi Unik Perayaan Idul Fitri di Berbagai Negara

 

Seperti halnya Ramadhan itu sendiri, Idul Fitri atau dikenal juga dengan Lebaran selalu menjadi momen yang dinanti oleh umat Islam. Alasannya sederhana, Idul Fitri merupakan hari besar yang dirayakan setelah berpuasa selama satu bulan lamanya. Tak heran, jika hari yang spesial ini pun dihiasi pula dengan sesuatu yang tak biasa, spesial, atau bahkan tergolong unik. Tradisi unik ini kemudian menjadi khas di hari Idul Fitri.

Bagi kita di Indonesia, salah satu tradisi Lebaran yang tak pernah ketinggalan adalah mudik dan bagi-bagi Tunjangan Hari Raya (THR). Nah, pertanyaannya, negara lain kira-kira punya tradisi unik serupa tidak ya?

Jawabannya, ya. Dan ini bahkan tak kalah unik dengan tradisi yang ada di Indonesia. Ya, dari sekedar bertandang ke rumah-rumah tetangga, hingga menggelar pagelaran seni, berikut ini beberapa tradisi lebaran atau idul fitri yang unik di sejumlah negara.

1. India

Meski umat muslim di India tergolong minoritas, namun perayaan Idul Fiti tidak pernah lepas dari kata kemeriahan. Pada saat hari raya beberapa makanan spesial biasanya disiapkan seperti hidangan manis yang disebut Sheer Kurma dan sejenis sohun nasi yang disebut servai.

Orang-orang akan mengunjungi bazar dan berbelanja di malam takbiran. Para wanita juga menghiasi tangan mereka menggunakan pacar serta pakaian tradisional.

2. China

Seperti halnya di India, di China merayakan hari raya Idul Fitri juga sama meriahnya. Pun meski Islam merupakan minirotas di negara ini. Biasanya, yang paling terasa ada di daerah Xinjiang dan Yunnan, yang merupakan wilayah dengan umat Islam paling banyak. Disini, usai Shalat Ied, umat Muslim akan bersilaturahmi dan makan bersama dengan keluarga dan tetangga terdekat. Sebelum kemudian berkunjung ke makam leluhur atau makam tokoh Muslim setempat untuk berziarah.

3. Maroko

Selesai sholat Ied di masjid, orang-orang di Maroko biasanya menikmati sarapan mewah berupa makanan tradisional seperti pancake Maroko dan Baghrir serta biskuit dan teh mint. Seperti halnya di Indonesia atau beberapa negara muslim lainnya, di negara ini anak-anak juga akan menerima hadiah dan uang.

4. Mesir

Seperti di Indonesia dan beberapa negara lainnya, masyarakat di Mesir juga punya tradisi lebaran, yakni dengan bersilaturahmi. Bedanya, mereka hanya melakukan silaturahmi dengan keluarga saja, dan tidak dengan tetangga di sekitar.

5. Afrika Selatan

Berkunjung ke rumah sanak keluarga sepertinya telah menjadi tradisi di hampir semua negara yang merayakan hari raya Idul Fitri. Afrika Selatan bukan pengecualian. Di negara ini, setiap tahun orang-orang akan berkumpul di Green Point, Cape Town untuk menyaksikan hari terakhir bulan Ramadhan. Setelah itu mereka akan saling berkunjung ke rumah sanak saudara dan atau tetangga dekat.

6. Australia

Lebaran di Australia juga tak kalah meriah. Biasanya, di hari raya ini akan digelar festival multi kultur. Festival tersebut tidak hanya melibatkan umat Muslim, tapi juga umat beragama lain untuk ikut serta memeriahkan acara tersebut. Acara ini terbuka untuk umum, bahkan pejabat tak keberatan untuk datang ke festival tersebut.

7. Arab Saudi

Di Arab Saudi, perayaan Idul Fitri sangat kental dengan pertunjukan seni. Orang-orang di negara ini memiliki tradisi unik dalam merayakan Lebaran, biasanya dengan membuat pagelaran teater, pembacaan puisi, parade musik, tari, dan berbagai macam pertunjukkan seni lainnya.

Biasanya, rumah-rumah akan dihiasi hingga tampak meriah. Untuk makanan sendiri, bukannya ketupat ataupun opor ayam, orang-orang di Arab Saudi akan menyantap daging domba yang dicampur nasi dan sayuran tradisional.

Sumber : https://www.kelaspintar.id/blog/inspirasi/7-tradisi-unik-perayaan-idul-fitri-di-berbagai-negara-11742/