Memahami Lebih Jauh Dinamika Kelompok Sosial

 

Pada dasarnya kehidupan manusia selalu berjalan dinamis tidak stagnan, sehingga proses sosial dan interaksi sosial yang tercipta untuk mencapai suatu perubahan tidak selalu mulus dan terkadang mengalami berbagai permasalahan sosial. Hal ini menunjukan bahwa dinamika kelompok sosial dalam kehidupan masyarakat senantiasa terwujud baik dalam masyarakat demokrasi, multikultural, maupun modern dan tradisional.

Kelompok sosial (social group) merupakan kumpulan individu yang memiliki hubungan dan saling berinteraksi. Sedangkan dinamika kelompok sosial berkaitan dengan faktor terjadinya kelompok sosial atas perilaku maupun tindakan dalam kelompok sosial. Hal ini bisa terjadi lewat berbagai bentuk interaksi dinamis dengan adanya situasi sosial yang mendukung.

Kajian dinamika kelompok sosial berhubungan dengan pembentukan struktur sosial, norma, perasaan saling memiloki, dan internalisasi setiap norma dalam lingkungan sosial. Oleh karena itu, dinamika kelompok sosial dapat didefinisikan sebagai gerak atau kekuatan yang dimiliki sekumpulan orang dalam masyarakat yang dapat menimbulkan perubahan dalam tata hidup masyarakat yang bersangkutan.

Sementara itu, menurut Slamet Santoso dinamika kelompok adalah suatu kelompok yang teratur dari dua individu atau lebih yang mempunyai hubungan psikologis antara satu dengan yang lain. Adapun dinamika kelompok sosial ini memiliki beberapa fungsi dalam kehidupan masyarakat, antara lain :

• Menciptakan kerjasama diantara anggota kelompok sehingga akan menguntungkan satu sama lain.
• Memudahkan menyelesaikan pekerjaan yang dihadapinya.
• Memberikan kesempatan kepada semua orang untuk memberikan pendapat atau gagasan.

Dalam perkembangannya ada dua indikator yang digunakan untuk mengukur dinamika kelompok sosial yaitu :

• Adaptasi kelompok akan berjalan jika setiap individu dan kelompok memiliki sikap keterbukaan dalam menerima informasi baru ataupun dalam menerima gagasan.
• Pencapaian tujuan kelompok dimana setiap anggota kelompok mampu menunjukan pengetahuan dan kemampuannya kepada anggota kelompok lain.

Disamping itu, dalam proses perkembangan suatu kelompok dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor yaitu faktor dari dalam (internal) dan faktor dari luar (eksternal).

Faktor dari dalam (internal)

1. Konflik antar individu
2. Adanya perbedaan kepentingan
3. Adanya perbedaan paham

Faktor dari luar (eksternal)

1. Perubahan situasi atau keadaan dimana kelompok tersebut hidup
2. Pergantian anggota kelompok
3. Perubahan situasi sosial ekonomi kelompok

Sumber : kelaspintar.id