Memahami Sejarah Akuntansi

 

Dalam mengelola sistem keuangan, baik keuangan rumah tangga hingga bisnis tidak bisa terlepas dari akuntansi. Bahkan sejarah akuntansi sendiri dimulai ketika manusia mulai mengenal perhitungan uang dan menggunakan catatan. Lantas, seperti apa sejarah akuntansi hingga bisa menjadi fondasi suatu perusahaan seperti saat ini?

Kata “Akuntansi” diadaptasi dari bahasa Inggris yaitu “accounting” yang artinya menghitung. Sedangkan orang yang melakukan kegiatan akuntansi disebut dengan akuntan. Dilansir dari laman Wikipedia, akuntansi merupakan proses mencatat, meringkas, mengklarifikasikan, mengolah, dan menyajikan data transaksi serta berbagai aktivitas yang berhubungan dengan keuangan, sehingga informasi tersebut dapat digunakan oleh seseorang yang ahli di bidangnya dan menjadi bahan untuk mengambil suatu keputusan.

Biasanya, informasi akuntansi digunakan oleh investor, kreditor, pemerintah, karyawan, juga manajer atau pemimpin perusahaan. Informasi tersebut berguna bagi mereka sebagai dasar pengambilan keputusan serta sebagai bukti pertanggungjawaban manajemen kepada pemilik, disamping bukti untuk mengetahui perkembangan perusahan dari tahun ke tahun.

Dengan demikian, manfaat akuntansi adalah untuk mendapatkan informasi keuangan perusahaan, untuk bukti pertanggungjawaban manajemen kepada pemilik dan untuk mengetahui perkembangan suatu perusahaan.

Sejarah akuntansi sendiri diperkirakan sudah ada sejak manusia mengenal adanya perhitungan uang dan menggunakan catatan. Sejak saat itu sistem akuntansi terus berkembang seiring zaman. Sejarah perkembangan akuntansi secara umum dibedakan menjadi 3 periode, antara lain:

1. Tahun 4000 SM – 1300 M

Periode pertama dalam sejarah akuntansi, pencatatan dalam akuntansi masih dilakukan dengan sangat sederhana. Pencatatan hanya dilakukan untuk transaksi yang sedang terjadi pada bisnis saat itu.

Catatan tertua yang ditemukan dalam periode ini adalah catatan yang berasal dari Babilonia pada tahun 3600 SM. Catatan lain juga ditemukan diwilayah Mesir dan Yunani Kuno tetapi dalam bentuk yang tidak sistematis dan masih belum lengkap.

2. Tahun 1300 SM – 1850 SM

Periode kedua dalam sejarah akuntansi merupakan pengembangan periode pertamanya. Pada masa ini lahirlah sistem double entry bookkeeping. Pada periode ini Luca Pacioli menulis buku berjudul “summa de aritmatica, geometrica proortioni et proportionalita” dengan sub judul “tractus de computies et scriptoris” yang memuat mengenai sistem pembukuan ganda double – entry bookkeeping.

3. Tahun 1850 M – Sekarang

Periode ketiga dalam sejarah akuntansi merupakan periode perkembangan pemikiran akuntansi mengenai debit-kredit. Perkembangan teknologi yang semakin pesat, sehingga mendukung proses pengembangan akuntansi yang disebut periode double entry system.

Sistem ini kemudian berkembang di Belanda, Inggris, dan Amerika Serikat. Sistem yang berkembang di Belanda dikenal dengan istilah Sistem Kontinental, sedangkan di Inggris dan Amerika Serikat sistem ini disebut dengan istilah sistem Anglo Saxon 2 yag berpusat di Venesia.

Sumber : https://www.kelaspintar.id/blog/tips-pintar/kelas-12/memahami-sejarah-akuntansi-19422/