SMAN 2 Tanjungpandan Adakan Kegiatan "Save Our Ocean" Bersama Geopark Belitung, Mengundang 10 Sekolah di Kabupaten Belitung

 

Belitung, 25-26 September 2024 – Ekstrakurikuler English Club SMAN 2 Tanjungpandan sukses menyelenggarakan kegiatan bertajuk "Save Our Ocean" sebagai upaya meningkatkan kesadaran pelajar terhadap pentingnya pelestarian lingkungan, terutama laut dan geosite di Pulau Belitung. Kegiatan ini diselenggarakan bekerja sama dengan Badan Pengelola Belitong UNESCO Global Geopark dan diikuti oleh 30 anggota English Club serta 24 siswa/siswi dari 10 sekolah di Kabupaten Belitung, termasuk SMAN 1 Tanjungpandan, SMA Muhammadiyah Belitung, SMA Universal, SMA Anugrah, SMAN 1 Sijuk, SMAN 1 Membalong, SMKN 3 Tanjungpandan, SMKN 1 Tanjungpandan, dan SMA PGRI.

Kegiatan hari pertama yang digelar pada 25 September 2024 dimulai pukul 08.00 WIB di Aula Multimedia SMAN 2 Tanjungpandan, menghadirkan empat pembicara dari Badan Pengelola Belitong UNESCO Global Geopark. Mereka adalah Bapak Yudianto Evan Setiawan selaku Manajer Pusat Informasi UNESCO Global Geopark, Bapak Rudy Chandra selaku Residen Geologis, Bapak Zulfiadi selaku Cultural Expert, dan Kak Ary selaku aktivis lingkungan.

Para pembicara menyampaikan berbagai materi penting, di antaranya terkait kekayaan alam dan geosite di Belitung, yang perlu dijaga dengan baik. Mereka juga membahas aspek geologis Pulau Belitung, seperti formasi batuan dan keunikan geologisnya, serta pentingnya melestarikan sumber daya laut dan pesisir. Selain itu, mereka juga mengangkat topik tentang peran budaya lokal dalam mendukung pelestarian lingkungan.

Setelah pemaparan materi, para peserta dari 10 sekolah yang hadir dengan antusias mengikuti sesi tanya-jawab, mengajukan pertanyaan seputar pelestarian alam dan langkah-langkah konkret yang bisa mereka ambil untuk turut menjaga ekosistem di Pulau Belitung.

Pada hari kedua, 26 September 2024, seluruh peserta berkumpul di SMAN 2 Tanjungpandan pukul 08.00 WIB sebelum berangkat menuju Pantai Batu Pengasahan. Di sana, 55 peserta dibagi menjadi dua kelompok. Satu kelompok mendapatkan penjelasan mengenai sejarah Batu Itam dari perspektif budaya dan geologi di area pantai, sementara kelompok lainnya diarahkan ke hutan mangrove untuk mendapatkan materi serupa tentang ekosistem mangrove.

Setelah sesi edukasi, para peserta bersama panitia melakukan kegiatan beach cleaning atau bersih-bersih di area pantai dan hutan mangrove sebagai bentuk aksi nyata dalam menjaga kebersihan lingkungan. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan perjalanan ke Pantai Tanjung Tinggi untuk kegiatan outbound, seperti berenang, permainan kelompok, dan bercengkerama, yang bertujuan mempererat persahabatan dan kerjasama antarsiswa dari berbagai sekolah.

Deny Ismanda. S.S. Mewakili SMAN 2 Tanjungpandan mengucapkan terima kasih kepada Badan Pengelola Belitong UNESCO Global Geopark, pengelola Pantai Batu Pengasahan, serta seluruh peserta dan sekolah yang berpartisipasi. Tak lupa, apresiasi juga diberikan kepada panitia dan semua pihak yang telah bekerja keras menyukseskan acara ini.

Diharapkan kegiatan "Save Our Ocean" ini dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk lebih peduli terhadap pelestarian lingkungan dan turut berkontribusi menjaga kekayaan alam Pulau Belitung.