SMA Negeri 2 Tanjungpandan Beri Pembekalan Kepada Calon Duta Literasi 2023
perpustakaan.sman2-tp.sch.id - Pembekalan tahap I seleksi pemilihan duta literasi tahun pelajaran 2023/2024 bertempat di perpusakaan smanda hebat Jumat, 03 November 2023.
Kegiatan tersebut diikuti sebanyak 41 peserta yang terdiri dari kelas X dan kelas XI. Pembekalan tahap I ini peserta diberikan materi tentang Meresensi Buku Fiksi dan Nonfiksi yang dipaparkan oleh Ririn Rahayu W, S.Pd dan Rega Susanto,S.Pd selaku guru Bahasa Indonesia.
Materi yang disampaikan berupa bagaimana cara siswa menilai isi buku dan dapat merekomendasikan buku bacaannya kepada orang lain. Kemudian hasil resensi peserta dibuat dengan bantuan Aplikasi Canva untuk mendukung kreatifitas dan literasi digital mereka.
Harapan dari pemateri pada pembekalan tahap I ini, peserta dapat mengikuti kegiatan dengan baik hingga pembekalan tahap selanjutnya menuju tahapan puncak Pemilihan Duta Literasi Smanda Hebat tahun pelajaran 2023/2024.
Pembekalan Materi Literasi Akhlak Penggunaam Digital
Pembekalan materi Literasi Akhlak penggunaam digital seleksi duta literasi 2023 oleh pak M.Abizar Kharisma, S.Pd. Kegiatan hari ini Senin 06/11/2023 pembekalan materi literasi, materi akhlak penggunaan digital bertempat di perpustakaan smanda hebat.
Di harapkan siswa dapat lebih bijak dalam menggunakan media digital terutama sebagai alat komunikasi. Beberapa point penting dalam sesi ini yakni adab bermedia sosial, hoax, dan adab menerima sumber informasi.
Program literasi adalah program yang menempatkan siswa pada tingkat pemahaman seseorang dalam mengambil kesimpulan dari informasi yang diterima menjadi lebih baik. SMA Negeri 2 Tanjungpandan telah melaksanakan pembekalan hari kedua pada kelas X dan Kelas XI tepatnya hari Senin, 6 November 2023. Peserta menerima informasi tentang materi literasi akhlak, literasi baca tulis, literasi numerasi dan membuat artikel.
Dari beberapa materi yang telah disampaikan, salah satu Pembekalan hari ini peserta menerima materi membuat artikel yang disampaikan oleh Ibu Ririn Rahayu W, siswa diminta untuk memahami bahwa artikel merupakan sebuah karangan yang didalamnya memuat fakta dan opini, kemudian karangan yang disusun dapat dipublikasikan di media sosial dan media cetak. Penyusunan artikel yang diberikan harus memuat beberapa struktur dalam penulisannya yaitu pengenalan isu, rangkaian argumentasi, dan penegasan ulang.
Pemateri menekankan bahwa pada pembekalan hari ini siswa mencoba menuliskan karangan tentang pergaulan remaja yang dapat dikaitkan dengan kehidupan sehari-hari di sekolah maupun di lingkungan sekitar.
Harapan pemateri siswa dapat mengembangkan tulisannya melalui artikel dengan baik dan dapat memberikan informasi yang faktual kepada pembaca.
Literasi numerasi adalah kemampuan individu untuk memahami, menggunakan, menafsirkan, dan berkomunikasi dengan angka. Hal ini melibatkan pemahaman terhadap konsep matematika, kemampuan untuk melakukan perhitungan, serta keahlian dalam menerapkan pemikiran logis dan penalaran kuantitatif dalam kehidupan sehari-hari.
Literasi Numerasi Penting Dalam Berbagai Aspek Kehidupan
Literasi numerasi penting dalam berbagai aspek kehidupan. Dalam konteks pribadi, literasi numerasi memungkinkan seseorang untuk membuat keputusan yang informan dalam hal keuangan pribadi, seperti mengelola anggaran, membaca laporan keuangan, atau memahami kontrak keuangan seperti pinjaman atau hipotek demikian di sampaikan pemateri Erik Sudharta, S.Pd.
Di dunia kerja, literasi numerasi menjadi keterampilan yang sangat dibutuhkan. Kemampuan untuk memahami dan menggunakan angka-angka dengan benar dapat membantu dalam berbagai profesi, termasuk keuangan, statistik, ilmu pengetahuan, teknologi, dan bisnis. Kemampuan untuk menganalisis data, membuat estimasi, dan memecahkan masalah matematis adalah keterampilan yang sangat berharga dalam lingkungan kerja yang semakin tergantung pada teknologi dan informasi.
Selain itu, literasi numerasi juga penting dalam mengembangkan pemikiran kritis dan analitis. Kemampuan untuk memahami data dan informasi yang disajikan dalam bentuk angka memungkinkan seseorang untuk mengevaluasi klaim atau argumen dengan lebih objektif. Literasi numerasi juga membantu dalam mengidentifikasi manipulasi statistik atau informasi yang salah.