Sosialisasi Kokurikuler: Siswa Siap Laksanakan Aksi Bersih Masjid dan Program Kewirausahaan

 

Tanjungpandan–Jumat, 27 Febuari 2026, SMA Negeri 2 Tanjungpandan mengadakan sosialisasi kegiatan kokurikuler  yang diselengggarakan di Mushola diikuti siswa kelas X dan XI. Hasil sosialisasi kegiatan kokurikuler  menegaskan kesiapan siswa dalam melaksanakan program aksi bersih masjid atau mushola dan kewirausahaan yang akan berlangsung pada 2–13 Maret 2026. Kegiatan ini diawali dengan pembagian kelompok serta penentuan masjid dan mushola yg di tuju, dengan bimbingan Pak Rahmad H,S.Pd, Ibu Suci Utami Putri,S.Pd, dan Ibu Neni Oktahiriani,S.Pd.

Dalam pemaparannya, Ibu Suci Utami Putri,S.Pd, menyampaikan bahwa kokurikuler dilaksanakan secara mandiri oleh setiap kelompok. Program ini diharapkan mampu menumbuhkan keimanan dan ketakwaan melalui kegiatan kebersihan yang mencerminkan bahwa kebersihan merupakan bagian dari iman. Selain itu, siswa juga dilatih untuk berkolaborasi dalam kelompok, membangun komunikasi melalui pembuatan konten, mengembangkan kreativitas dalam memecahkan masalah dan menjual produk, serta membentuk sikap mandiri baik saat membersihkan masjid maupun dalam merancang produk takjil tanpa bantuan orang tua.

Kegiatan ini juga menjadikan lingkungan masjid sebagai sumber pembelajaran karakter. Siswa didorong untuk menjalin kemitraan dengan pengurus DKM serta melibatkan orang tua sebagai pihak yang memonitor kegiatan siswa di rumah. Pembuatan konten selama kegiatan berlangsung diharapkan dapat memperoleh umpan balik dari masyarakat sebagai bentuk evaluasi.

Untuk pelaksanaan aksi bersih masjid, siswa akan memulai dengan observasi lapangan pada hari Senin, dilanjutkan dengan diskusi bersama pengurus masjid dan identifikasi lokasi yang akan dibersihkan. Hari Selasa digunakan untuk menyusun rancangan kerja kelompok serta menyiapkan kebutuhan alat dan bahan. Aksi bersih dilaksanakan pada hari Rabu, kemudian pada hari Kamis dilakukan refleksi kegiatan sekaligus proses pengeditan video laporan.

Sementara itu, program kewirausahaan diawali pada hari Jumat dengan observasi lapangan dan memilih menu yang akan dijual. Kegiatan dilanjutkan pada hari Senin dengan perencanaan menu, promosi penjualan, serta analisis harga jual. Proses penjualan produk dilaksanakan pada hari Selasa dan Rabu, dengan laporan kegiatan dalam bentuk foto dan video.

Sosialisasi berlangsung interaktif melalui sesi tanya jawab antara siswa dan pembimbing guna memastikan seluruh peserta memahami proses pelaksanaan kegiatan. Melalui program kokurikuler ini, diharapkan siswa mampu mengembangkan karakter religius, kemandirian, jiwa kewirausahaan, serta keterampilan bekerja sama dalam lingkungan nyata. (Adm)